Sabtu, 05 September 2009

Indahnya Bulan Ramadhan karya: Marsya Farah Fauzia kelas



TOK,TOK,TOK! " Salsa, sahur, nak... Ayo anak bunda yang shalehah dan pintar... Kak Chika aja udah lagi sahur,..." Bunda mengetuk - ngetuk pintu kamar Salsa yang masih terkunci. " Iya, bun... Salsa bangun... " Jawab Salsa lemas.

Salsa yang bernama lengkap Syabilla Salsa Cantika ini mulai menyantap makanan sahurnya, yaitu opor ayam dengan minum es teh manis. " Salsa, kamu makannya kaya' bebek tuh ! Masa berantakan kesana kemari.... " Ejek kak Chika yang bernama lengkap Namira Chika Syalwa Cantika. " Biarin, kan aku masih kelas 3, kak ! Wajar aja, kan bun? " Balas Salsa. " Huh, dasar anak pinter ngeles! " Kak Chika cemberut.

" Wah, Salsa hebat,ya... Mau berusaha puasa, ya kan kak?! " Bunda menyenggol bahu kak Chika. " He-eh,he-eh... " Jawabnya pelan. Salsa hanya tersipu malu. " Eh, udah imsak, ayo minum air putih dulu sebelum subuh! " Teriak bunda. Salsa segera mengambil gelas dan diteguknya air putih dingin dari kulkas.

" Nah, karena kalian sekolah siang, kalian boleh tidur dulu, tapi gak boleh marah pas dibangunin ya, nanti puasanya batal... " kata bunda mengelus rambut kedua putrinya. Salsa segera naik ke kasurnya di kamarnya yang terletak tepat di sebelah kamar kak Chika.

Tiba Di Sekolah...

" Hai, Salsa... Puasa, gak? " Sambut Milla, teman sebangku Salsa yang paling ratu gosip deh, di kelas. " Puasa, dong... Salsa kan, anak shalehah... " Jawab Salsa tenang. Lalu, Salsa menghampiri Cacha, sahabatnya yang duduk di bangku ke-3 dari belakang.

" Woi ! Kok melamun? Hari terakhir puasa, nih, Ca! Jangan melamun terus... ke taman aja yuk, " Salsa mengagetkan Cacha. " Ih, Salsa ! Aku kaget, tau ! Tapi ayo deh, kita ke taman, aku juga mau ceritain sesuatu sama kamu, Sa ! " Cacha menggandeng tangan Salsa.

" Nah, sekarang ceritain, deh, kenapa ? " Salsa dan Cacha sedang duduk di bangku taman. " Jadi gini...

Aku dan keluargaku akan mengajak anak anaknya bu Dika, pramubakti kelas 1 itu, kan anaknya ada 5, nah, bakal aku ajak semuanya, termasuk bu Dika juga, kamu mau ikut, gak??? " Ajak Cacha. " ???!!! Kenapa aku ikut ???!!! " Tanya Salsa. " Enak, tau, lebaran sama anak anak... Di Bali, Salsa.... Kapan lagi kamu ke Bali, ajak aja mama ama kakak kamu... Gak masalah, kok... " Cacha terus memohon. " Aku bilang mamaku dulu ya, Ca... "Salsa mengalah.

DI RUMAH...

"Assalammualaikum... Bunda...." Salsa mencari-cari bundanya. " Kenapa sih, nak? " Bunda keluar dari kamar shalat. " Bun, tadi Cacha, ngajak Salsa ke Bali, rencananya pengen lebaran ama anak-anaknya bu Dika, pramubakti kelas 1 itu lo, ma! " Terang Salsa. Bunda menyimak dengan seksama, lalu mengambil nafas panjang, " Salsa, bunda... Setuju !!!! " Sorak bunda.

Paginya... Tepat Saat Idul Fitri Berlangsung...

" Mohon maaf lahir dan batin ya, bu... " Kata bunda Salsa sopan kepada mama Cacha. Keluarga Cacha memang bisa dibilang mampu, karena kakek buyut Cacha adalah seorang kaisar agung dijaman dinasti Syailendra, WOW ! Maka, terang saja harta beliau tak habis 7 turunan.... " Kamu udah silaturahmi ke eyangkung dan eyangti mu? " Tanya Cacha. " Udah, kok... Tenang aja... Insya Allah lebaran kita lancar... " Jawab Salsa.

Sungguh, ini adalah lebaran terindah bagi Salsa, bunda dan kak Chika, bisa menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga Cacha dan bu Dika di Bali, " RAMADHAN, YA... RAMADHAN... " Kata Salsa memeluk bundanya penuh kasih sayang.

1 komentar:

  1. A…I : 6…0…9
    C…K : 6…9

    UNTUK LIHAT ANGKA JADI KLIK BLOG YG ADA DI BAWAH

    www.ramalangangkaangkatop.webs.com

    BalasHapus