Disebuah kota tinggallah seorang anak yang bernama Cintya, Cintya mempunyai seorang adik yang bernama Cinta. Cintya sudah berumur 9,5 tahun, berarti kewajiban ia berpuasa sudah ada, sedangkan Cinta baru berumur 4 tahun jadi Cinta tidak diwajibkan berpuasa. Mama dan Papa mereka sangat sibuk bekerja. Orang tua mereka berangkat bersama pagi hari sambil mengantar mereka ke sekolah dan pulang saat pukul 21.00. Mama Cintya dan Cinta adalah seorang pengusaha sebuah pabrik suasta. Sedangkan Papa mereka adalah seorang Dokter kanker. Mama Cintya dan Cinta adalah Alyssia Jordan, sedangkan papa mereka bernama Muhammad John, dulu namanya John Kritin tetapi karena mualaf jadi diganti menjadi Muhammad John. Cintya dan Cinta adalah anak yang mualaf. Awalnya agama mereka Kristen, tetapi karena mereka sering melihat tetangganya yang muslim, jadi masuklah mereka ke agama Islam.. Ini adalah puasa tahun pertama bagi Cintya dan Cinta.
Malam ini Cintya, Cinta, mama, dan papanya ingin menjalani tarawih di Masjid Istiqlal. Karena waktu diperkirakan memakan waktu ½ jam.. Akhirnya mereka berangkat dari rumah pukul 18.00. Mereka sampai disana pukul 18.45, karena jalanan macet jadi memakan waktu 45 menit.. Akhirnya mereka mencari tempat, sampai mereka mendapat syaf ke 3 dari depan. Dan mereka bisa melihat langsung siapa uztadnya. Setelah selesai Shalat Isya, mereka mendengarkan cerama yang penceramahnya adalah Aa Gym dan Uztad Arifin ilham. Disana banyak wartawan tv yang menyorot salah satunya adalah tv one, trans7, trans tv dan rcti. Setelah selesai mendengarkan ceramah akhirnya mereka shalat tarawih juga.
Setelah selesai akhirnya Cintya, Cinta dan mamanya merapihkan alat shalatnya. Merekapun pulang kerumah. Sebelum pulang kerumah mereka melihat monas. “ Kak Cintya apa itu ?? Menara itu tinggi sekali?? “ Tanya Cinta. “ Itu Monumen Nasional Cin, biasanya orang asing atau wisatawan sering datang ke situ..” Jawab Cintya. Akhirnya setelah puas berkeliling Monas, merekapun pulang kerumah. Saat di mobil Cintya dan Cinta ketiduran.
Sesampainya di rumah mereka langsung masuk ke kamar tidur.
Keesokan harinya Cintya dan Cinta dibangunkan pukul 03.30. Saat dibangunkan mereka sangat rewel. “Cintya dan Cinta ayo bangun, kita harus sahur !! “ Teriak mama mereka. “ Aaah mama akukan masih ngantuk, besokkan libur jangan dibangunkan pagi pagi donk maaa..” Jawab Cintya. “ Haaa heeeeee aaaah kakak janganteriak teriakan donk !!! Kan masih pagi Uaaaah “ Teriak Cinta. “ Uaaaah kenapa sih ma?? “ Tanya Cintya. “ Kita harus sahur nak.. “ Jawab mamanya. Akhirnya Cintya bangun dan pergi ke ruang makan.Sedangkan mamanya masih membangunkan Cinta. “ Cinta sayang ayo bangun… “ Kata mama. “Iih mamakan sekarang masih terlalu pagi” Kata Cinta. “Ia memang tetapi kamu harus sahur Cinta.” Kata mama. “ Uaaah Haaah mama “ teriak Cinta. Akhirnya mama dan Cinta pergi ke ruang makan.”
Saat hari Senin mereka berangkat sekolah dengan malas. Tetapi setelah mengetahui semua temannya puasa Cinta dan Cintya jadi tak berani berpuasa ½ hari lagi. Walaupun mereka melihat teman – temannya yang lesu – lesu dan loyo. Dan setelah berhari –hari sekolah saat puasa akhirnya mereka sudah bersemangat untuk bersekolah.
Tak terasa, mereka sudah 30 hari berpuasa. Akhirnya Cinta dan Cintya merayakan Idul Fitri atau Lebaran di rumah nenek mereka, yaitu di Medan, Sumatra Utara. Disana keluarga mereka berkumpul. Akhirnya, keluarga Cinta dan Cintya shalat Idhul Fitri di masjid Raya. Setelah shalat, mereka kembali kerumah nenek. Dan saatnya mendapat uang THR. Saat ingin dibagikan, mereka saaangat senang. Tak lupa, mereka membawa tas, dan dompet untuk menaruh uang THR. Setelah mendapatnya, Cinta dan Cintya menghitung uang yang mereka dapatkan, “ Sepuluh ribu, tiga puluh ribu, enam puluh ribu, delapan puluh lima ribu,…… “ suara mereka menghitu..
“ Rp 240.000 ,- “ kata Cinta. “ Rp 250.000,- “ kata Cintya. Berarti, selisih uang mereka hanya Rp 10.000, uang THR mereka, akhirnya dipakai untuk membeli sebuah celengan dan akhirnya, mereka menabung uang itu untuk keperluan yang lebih penting. “ Ternyata menjadi seorang ummat Muslim enak yaaa,….” Kata Cinta dan Cintya.
- TAMAT -
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar